Komputer / Komputer / Pemrograman / Instalasi dan Konfigurasi Awal CodeIgniter

Instalasi dan Konfigurasi Awal CodeIgniter

Bertemu lagi dengan Susanto, pada kesempatan pagi hari ini akan di bahas lebih lanjut mengenai instalasi dan konfigurasi awal dari Framework CodeIgniter. Pada artikel sebelumnya sudah di bahas mengenai Pengertian dan Manfaat CodeIgniter. Untuk selanjudnya simak artiker di bawah ini agar nanti kita dapat membuat website dinamis menggunakan CodeIgniter yang sudah populer.

Sebelum anda melakukan instalasi CodeIgniter anda memerlukan Framework CI, untuk mendownloadnya anda bisa klik link ini. Tidak itu saja melain kan anda juga membutuhkan server, tentu saja kita gunakan server localhost agar kita nanti mudah dalam belajar. untuk server localhost anda dapat menggunakan salah satu aplikasi localhost seperti XAMPP, AppServ atau server localhost lainya. kalo penulis akan menggunakan AppServ. bagi anda yang belum punya dapat mendownload  Klik di dini untuk download AppServ atau yang ingin menggunakan XAMPP anda juga bisa download di sini.  kenapa saya menggunakan AppServ karna penulis sudah familiad dengan AppServ. Catatan di sini tidak di bahas mengenai instalasi XAMPP / AppServ. karana kita hanya membahas tentang CodeIgniter (CI).

Sudah download CodeIgniter…???

Jika sudah langsung saja kita mulai. Jangan lupa mengaktifkan Apache dan MySQL dari AppServ, Selanjudnya ekstrak file Codeigniter yang sudah di download tadi ke dalam folder C:\AppServ\www\ dan ubah nama default dari CodeIgniter 2.1.3 sehingga menjadi susantoweb. sebenarnya CI itu tidak di install melainkan hanya diextrak.

Menjalankan CodeIgniter. untuk menjalankanya anda hanya perlu mengetikkan di web browser seperti ini http://localhost/susantoweb/. catatan susantoweb merupakan folder ekstrak dari file CI. Dibawah ini adalah hasilnya

codeigniter

Tampilan awal code igniter

Untuk Selanjutnya kita mulai dengan Konfigurasi awal dari CodeIgniter (CI).

Pertama kita laku kan konfigurasi pada base_url yang terletak di dalam file config.php pada direktori C:\AppServ\www\susantoweb\application\config\config.php disini kita perhatikan ada sebuah baris file

$config['base_url'] = '';

File di atas kita rubah menjadi

$config['base_url'] = 'http://localhost/susantoweb';

Kenapa yang harus kita rubah hanya koding $config[‘base_url’] harus kita isi dengan alamat path dari instalasi CI, sehingga pada saat aplikasi web kita jalankan, maka akan diarahkan ke alamat tersebut.

Kedua kita lakukan konfigurasi pada ['default_controller']yang terletak pada C:\AppServ\www\susantoweb\application\config\routes.php 

$route['default_controller'] = 'welcome';

konfigurasi tersebut defalutnya adalah berisi ‘welcome’ itu kita rubah sesuai dengna kebutuhan kita, di mana nanti akan  menjadi tampilan utama dari website yang kita buat.

Ketiga melakukan konfigurasi yang terletak pada lokasi file C:\AppServ\www\susantoweb\application\config\database.php  kita hanya perlu merubah file di bawah ini yang nantinya kita sesuaikan dengan konfigurasi dalam koneksi database yang kita gunakan

$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'root';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = 'codeigniter';

Sebagai contoh saya mempunyai data base dengan nama “dbwebsusanto” maka file tersebut akan berubah menjadi :

$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'root';
$db['default']['password'] = 'root';
$db['default']['database'] = 'dbsusanto';

Untuk yang terakhir kita lakukan konfigurasi pada file yang terletak di

C:\AppServ\www\susantoweb\application\config\autoload.php

Konfigurasi  ini berguna ketika ingin mempersingkat atau mengurangi coding, yaitu kita tidak perlu lagi memanggil library tertentu ketika memanggil fungsi di dalam CodeIgniter karena telah di panggil di file autoload ini.

Disini kita perhatikan adalah koding di bawah ini yang terletak di autoload.php

$autoload['libraries'] = array();

dari koding diatas kita isi dengan database. seperti di bawah ini

$autoload['libraries'] = array('database');

Selain itu kita juga dapat menambahkan library lain jika kita memerlukannya, agar pada saat kita memerlukan library tersebut, kita tidak perlu melakukan load library tersebut secara berulang – ulang.

Sampai di sini dulu ya perjumpaan pagi hari ini. dengan pemahami artikel “ instalasi dan konfigurasi awal CodeIgniter” Anda nanti dapat melanjutkan pembahasan yang akan saya buat pada pertemuan pembahasan codeIgniter yang berikutnya…

Salam Semangat.

Penulis: susanto

Foto Profil dari susanto
saya orangnya lebih suka yang sederhana, serta belajar teknologi terutama di bidang website, karena belajar teknologi itu tidak akan pernah ada habisnya.. hehehe

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

linux game planeshift

Linux Game PlaneShift 3D Fantasy MMO RPG

Linux Game PlaneShift masuk dalam genre Role Playing Game yang kemudian disingkat ...